Dari Tuduhan Narkoba ke Meja Perundingan: Trump dan Petro Rencanakan Pertemuan di Gedung Putih

- Kamis, 08 Januari 2026 | 09:30 WIB
Dari Tuduhan Narkoba ke Meja Perundingan: Trump dan Petro Rencanakan Pertemuan di Gedung Putih

Begitu kata Trump, seperti dilaporkan AFP. Saat ditanya wartawan apakah intervensi militer ala Venezuela akan diterapkan di Kolombia, jawabannya singkat dan mengerikan: "Kedengarannya bagus bagi saya."

Alasannya? "Karena mereka membunuh banyak orang," klaim Trump tanpa menyertakan bukti apa pun. Pernyataan itu tentu langsung memicu reaksi.

Bantahan Tegas dari Bogotá

Gustavo Petro tak tinggal diam. Dia membantah tuduhan Trump dengan tegas. Argumennya sederhana namun langsung ke inti: namanya tak pernah tercatat dalam dokumen pengadilan mana pun terkait kasus narkoba.

Jadi, dari saling serang melalui pernyataan publik, kini kedua presiden itu memilih jalan dialog. Pertemuan di Gedung Putih nanti akan jadi ujian nyata, apakah percakapan mereka bisa benar-benar mengubah nada hubungan kedua negara, atau hanya sekadar jeda sejenak sebelum ketegangan berikutnya muncul.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar