Suasana di depan Kedubes AS di Jakarta Pusat pagi ini ramai oleh suara orasi. Massa dari kalangan buruh dan mahasiswa memadati lokasi, menyuarakan solidaritas untuk Venezuela. Mereka punya satu tuntutan utama: bebaskan Nicolas Maduro.
Menurut pantauan di lokasi, Selasa (6/1/2026) pagi, kelompok dari Aliansi Kader HMI se-Jakarta sudah datang lebih dulu. Tak lama berselang, kelompok-kelompok lain pun berdatangan, menyemarakkan aksi yang berlangsung hingga siang.
Di mobil komando, orator silih berganti menyampaikan pidato. Suaranya serak namun penuh semangat. Sementara itu, di tengah kerumunan, spanduk dan poster berisi dukungan untuk Venezuela berkibar-kibar diterpa angin.
Inti protes mereka jelas. Selain mendesak pembebasan Presiden Maduro, mereka juga menuntut dihentikannya serangan militer AS ke negara Amerika Latin itu. Mereka melihat langkah Washington ini sebagai sebuah pelanggaran.
Ali Loilatu, salah satu orator dari HMI, dengan lantang menyampaikan kritiknya.
Artikel Terkait
Kemendagri Dorong Integrasi Program Pusat-Daerah untuk Percepat Pembangunan Daerah Tertinggal
Pemprov DKI Rampungkan Pembongkaran 109 Tiang Monorel Mangkar di Rasuna Said
LPDP Tegaskan Larangan Keras Peserta PPDS Keluar Daerah Penempatan
Kapolri Listyo Sigit Bagikan Takjil Langsung ke Pengendara di Depan Mabes Polri