"Tindakan Presiden Donald Trump ini, menurut kami, jelas mencederai hukum internasional. Sekaligus membungkam hak asasi manusia rakyat Venezuela. Agresi militer seperti ini sangat kami sayangkan," ujarnya.
Di sisi lain, harapan mereka juga tertuju pada pemimpin dalam negeri. Massa berharap Presiden Prabowo Subianto tidak tinggal diam. Mereka mendesak agar pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan dan ikut mendesak AS untuk mengembalikan Maduro.
"Kami berharap Presiden Republik Indonesia angkat bicara. Ambil sikap untuk menghentikan peperangan ini dan mengembalikan Presiden Venezuela," pungkas Ali.
Aksi berlangsung tertib, meskipun suara mereka menggema keras menembus pagi. Nuansa solidaritas internasional itu terasa begitu kuat di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
Artikel Terkait
Kapolri Instruksikan Seluruh Jajaran Tanggapi Setiap Pemberitaan Media
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Ribuan Pil Ekstasi Berkedok Gaun Pengantin
Elemen Masyarakat Deklarasi Dukungan untuk Program Jaga Jakarta Polda Metro Jaya
Wamenpar: Pariwisata Berkelanjutan Jadi Keharusan untuk Tingkatkan Daya Saing Global