"Tindakan Presiden Donald Trump ini, menurut kami, jelas mencederai hukum internasional. Sekaligus membungkam hak asasi manusia rakyat Venezuela. Agresi militer seperti ini sangat kami sayangkan," ujarnya.
Di sisi lain, harapan mereka juga tertuju pada pemimpin dalam negeri. Massa berharap Presiden Prabowo Subianto tidak tinggal diam. Mereka mendesak agar pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan dan ikut mendesak AS untuk mengembalikan Maduro.
"Kami berharap Presiden Republik Indonesia angkat bicara. Ambil sikap untuk menghentikan peperangan ini dan mengembalikan Presiden Venezuela," pungkas Ali.
Aksi berlangsung tertib, meskipun suara mereka menggema keras menembus pagi. Nuansa solidaritas internasional itu terasa begitu kuat di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
Artikel Terkait
Tragedi di Gaza: Drone Israel Tewaskan Empat Anak dalam Serangan ke Tenda Pengungsi
Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Istana Angkat Bicara
Dua Prajurit Atlet Langsung Naik Pangkat Usai Bawa Emas SEA Games
Sisa Kayu Banjir Lalu Kembali Hanyut di Sungai Wih Gile