Namun begitu, fokus perhatiannya juga tertuju pada satu peristiwa spesifik: operasi militer AS yang menangkap Maduro di Caracas pada Sabtu (3/1) dini hari. Guterres menyoroti bahwa aksi itu dinilainya tidak menghormati aturan hukum internasional.
"Saya secara konsisten menekankan pentingnya penghormatan penuh, oleh semua pihak, terhadap hukum internasional," tegasnya. Piagam PBB, baginya, adalah landasan utama yang tak boleh diabaikan.
Keprihatinannya itu ia ulangi dengan nada yang sama. Seperti dilaporkan Anadolu Agency, Guterres menyatakan, "Saya tetap sangat prihatin bahwa aturan hukum internasional belum dihormati sehubungan dengan aksi militer 3 Januari."
Pernyataannya itu menggantung di ruang sidang. Sebuah peringatan sekaligus harapan, di tengah situasi yang makin rumit.
Artikel Terkait
Tragedi di Gaza: Drone Israel Tewaskan Empat Anak dalam Serangan ke Tenda Pengungsi
Survei LSI: Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Istana Angkat Bicara
Dua Prajurit Atlet Langsung Naik Pangkat Usai Bawa Emas SEA Games
Sisa Kayu Banjir Lalu Kembali Hanyut di Sungai Wih Gile