Di sisi lain, dia berusaha tenang. Pepen memastikan aktivitas belajar-mengajar tak terganggu oleh insiden ini. Meski begitu, kerugian materiil cukup signifikan. Setelah dihitung-hitung, nilai barang yang raib bisa mencapai angka lima belas juta rupiah.
"Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta,"
katanya lagi.
Rupanya, ini bukan kejadian satu-satunya. Menurutnya, sekolah pernah mengalami hal serupa sebelumnya. Karena itulah, langkah tegas akan diambil. Pihak sekolah berniat melaporkan kejadian ini ke kepolisian.
"Kami akan membuat laporan resmi, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,"
pungkasnya.
Artikel Terkait
Bea Cukai dan Pajak Segel Empat Kapal Asing di Pantai Mutiara Diduga Selewengkan Fasilitas
Banyuwangi Catat Inflasi Terendah di Maret 2026 Meski Ada Tekanan Ramadan
WFH Aparatur Pemerintah: Disiplin dan Digitalisasi Kunci Jaga Kualitas Pelayanan Publik
Imigrasi Amankan Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Merauke via Pesawat Pribadi