"Mereka ingin kita terlihat lemah, tetapi kita tidak akan menunjukkan kelemahan," cetusnya lagi.
Nah, perlu dicatat, Guerra sendiri bukanlah pihak yang bebas dari masalah. Dia termasuk dalam daftar enam orang yang dituduh Washington terlibat praktik "narkoterorisme", bersama ayah dan ibu tirinya. Jadi seruannya ini punya konteks yang cukup personal.
Sebagai informasi, Guerra adalah satu-satunya putra kandung Maduro dari pernikahan sebelumnya dengan Adriana Guerra Angula. Sementara tiga anak lainnya adalah buah hati dari Cilia Flores, yang kini juga ikut mendekam.
Sekarang, tinggal menunggu respons nyata dari jalanan Venezuela. Apakah seruan sang putra presiden ini akan benar-benar menggerakkan massa? Waktulah yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Netanyahu Tegaskan Serangan ke Lebanon Berlanjut, Tawarkan Negosiasi Damai
Dosen Universitas Budi Luhur Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan terhadap Mahasiswi
Iran Klaim Kemenangan dan Tegaskan Kendali Baru atas Selat Hormuz
Akademisi Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Terkait Dugaan Penghasutan