Suara itu terdengar lantang dan penuh tantangan. Nicolas Maduro Guerra, putra kandung Presiden Venezuela, baru saja merilis pernyataan audio. Pesannya jelas: ajakan untuk turun ke jalan. Ini adalah respons langsung setelah ayahnya, Nicolas Maduro, bersama istrinya Cilia Flores, ditangkap oleh Amerika Serikat atas tuduhan narkoterorisme.
Menurut laporan AFP, rekaman yang dibagikan via media sosial pada Minggu (4/1) waktu setempat itu dikonfirmasi keasliannya oleh sejumlah ajudan Guerra. Di pesannya, anggota Kongres berusia 35 tahun itu tak menunjukkan rasa takut.
"Kalian akan melihat kami di jalanan, kalian akan melihat kami di sisi rakyat, kalian akan melihat kami mengibarkan bendera martabat," tegas Guerra.
Seruannya ini muncul hanya sehari setelah operasi AS yang menggempur. Maduro dan istrinya diterbangkan dari Caracas dan dibawa ke New York. Situasinya memang panas.
Artikel Terkait
Buruh Serukan Revisi Upah Minimum, Aksi Massa Warnai Depan Istana
iPhone 16 Pro Raib Digasak, Pelaku Tukar dengan Narkoba Cuma Rp 2 Juta
Polisi Bongkar 21 Situs Judol, Sita Dana Fantastis Rp 97 Miliar
Trump Kembali Panaskan Greenland, Opsi Militer Dikaji Serius