Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif

- Selasa, 24 Februari 2026 | 18:30 WIB
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif

BANGKOK – Akhir pekan ini, Sirkuit Buriram di Thailand bakal jadi saksi. Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia itu, siap buka musim Moto3 2026. Ancaman sudah ditebarnya. Semua mata tertuju padanya.

Modalnya kuat. Hasil tes pramusim di Eropa cukup impresif, jadi bekal berharga buat pembalap Honda ini. Penggemar balap tanah air jelas nggak sabar nunggu aksi Veda di kancah dunia.

Baru-baru ini, Veda rampungkan sesi tes penting di Portugal dan Spanyol. Yang menarik, di Jerez ia finis di posisi 17. Bukan cuma angka, catatan waktunya ketat banget, hampir nempel sama para pembalap depan.

“Masih banyak sih yang bisa ditingkatin, terutama soal cara berkendara,” ujar Veda.

Kata-katanya sederhana, tapi jarak tipis itu bikin percaya dirinya melonjak. Buat rookie binaan Astra Honda Motor, hasil tes ini motivasi gede banget. Rasanya dia udah di jalur yang tepat buat debut nanti.

“Saya merasa siap untuk Thailand. Semangat banget buat mulai musim pertama,” tambahnya lagi.

Optimismenya jelas. Veda yakin bisa kasih perlawanan seru ke pembalap-pembalap papan atas.

Rintikan Hujan dan Angin Kencang

Dua hari tes di Jerez berjalan positif buat tim. Veda dapet banyak ‘mileage’, kesempatan buat pelajari motor Hondanya lebih dalem.

“Secara garis besar, tesnya oke,” jelasnya.

Pengalaman ini penting banget sebagai pemanasan sebelum Buriram. Tiap putaran di sirkuit ngasih data berharga buat ngembangin motor sepanjang musim.

“Tiap lap bantu saya paham motor ini lebih baik,” lanjut mantan runner-up Red Bull Rookies itu.

Dia menghabiskan sekitar 150 lap selama tes intensif di Spanyol. Fokus tim sekarang? Matangin strategi balap biar bisa raih poin maksimal.

Tapi nggak semua mulus. Cuaca sempat ngasih ujian. Di Portugal, hujan deras. Di Jerez, anginnya kencang sekali.

“Tesnya terasa singkat soalnya di Portugal hampir tiap hari ujan,” tutur Veda jujur.

Meski begitu, dia tetap bisa nyicil banyak hal penting dengan setelan motor terbaru. Tim teknis terus utak-atik setelan biar motor makin kompetitif. Veda sendiri ngerasa ada peningkatan signifikan setelah bolak-balik di lintasan yang menantang.

Sebagai rookie, pengalaman di berbagai kondisi kayak gini mah emang tak ternilai. “Saya pikir kami udah lakukan apa yang perlu sebelum musim dimulai,” tegasnya.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar