Endan menambahkan, kronologinya sederhana tapi janggal. "Karena musim hujan lari kepeleset langsung ke atas sandalnya," katanya menerangkan.
Nah, proses penyelamatannya sendiri justru berlangsung riang. Alih-alih tegang, suasana di lokasi penanganan dipenuhi gelak tawa. Untungnya, petugas damkar cukup terampil.
"Enggak sampai 10 menit, bisa kita lepaskan sandalnya," tutur Endan.
Singkat cerita, pria itu akhirnya bisa bernapas lega. Sandal yang membelit berhasil dikeluarkan tanpa cedera berarti. Satu lagi bukti, panggilan tugas petugas damkar tak melulu soal kobaran api atau bencana besar. Hal-hal sepele dan tak terduga seperti ini juga jadi bagian dari hari-hari mereka.
Artikel Terkait
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026
Layanan SIM Keliling Kembali Beroperasi di Jakarta, Cek Jadwal dan Syaratnya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun