Endan menambahkan, kronologinya sederhana tapi janggal. "Karena musim hujan lari kepeleset langsung ke atas sandalnya," katanya menerangkan.
Nah, proses penyelamatannya sendiri justru berlangsung riang. Alih-alih tegang, suasana di lokasi penanganan dipenuhi gelak tawa. Untungnya, petugas damkar cukup terampil.
"Enggak sampai 10 menit, bisa kita lepaskan sandalnya," tutur Endan.
Singkat cerita, pria itu akhirnya bisa bernapas lega. Sandal yang membelit berhasil dikeluarkan tanpa cedera berarti. Satu lagi bukti, panggilan tugas petugas damkar tak melulu soal kobaran api atau bencana besar. Hal-hal sepele dan tak terduga seperti ini juga jadi bagian dari hari-hari mereka.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia