Ungkapan itu terdengar berulang kali dari pengeras suara, mencoba menenangkan kerumunan.
Salah satu yang kecewa adalah Hanifa (29). Dia mengaku sudah tiba di lokasi sebelum pukul sembilan pagi, tapi tetap tak kebagian.
Wanita itu sebenarnya sudah mencoba jalur online. Hasilnya sama saja: kehabisan. Bahkan tiket untuk hari berikutnya pun sudah tak tersisa. Karena itu, dia memutuskan mencoba peruntungan dengan antre tiket langsung.
Sayangnya, harapannya tak juga terpenuhi. Kisah Hanifa barangkali mewakili puluhan pengunjung lain yang pulang dengan tangan hampa. Di sisi lain, fenomena ini justru menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat terhadap wahana edukasi yang telah lama dinanti-nantikan itu. Planetarium TIM memang kembali hidup, dan sambutannya ternyata luar biasa hangat.
Artikel Terkait
Dasco Serahkan Kendali Penanganan Bencana Sumatera ke Tito
Pasca-Bencana Aceh, Empat Masalah Pokok Jadi Fokus Rapat Koordinasi
Program Beasiswa S1 Guru 2026: Pengalaman Mengajar Dikonversi Jadi SKS
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Lanjutan untuk Pemulihan Aceh