“Main line-nya sudah bagus, jalur utamanya sudah normal. Jadi listrik di Aceh Tamiang sekarang sudah bagus,” ujar Tito memberi penekanan.
Ia tak lupa mengapresiasi kerja keras berbagai pihak yang memperbaiki jaringan, termasuk menangani sutet roboh di jalur Arun-Bireuen. Meski begitu, untuk wilayah pelosok, pekerjaan masih terus berlanjut. Itu realitanya.
Bagaimana dengan komunikasi? Ini juga sempat jadi masalah besar. Banyak menara seluler roboh, membuat telepon dan internet mati total. Namun, kondisi itu kini berubah.
“Waktu saya ke sana kemarin, handphone sudah aktif semua, internet sudah jalan. Informasi bisa berjalan dengan baik,” tutur Tito.
Bagi Mendagri, pemulihan infrastruktur dasar seperti inilah kuncinya. Ketika listrik menyala, BBM tersedia, dan komunikasi lancar, roda pemerintahan dan denyut ekonomi masyarakat bisa berdenyut normal kembali. Itulah fondasi utama sebuah daerah untuk benar-benar pulih.
Artikel Terkait
Pelatih Timnas U-17 Indonesia Targetkan Juara Piala AFF 2026
Bupati Tulungagung Ditahan KPK Terkait Dugaan Pemerasan
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati