Kabupaten Aceh Tamiang perlahan bangkit. Usai diterpa bencana yang melumpuhkan, dua kebutuhan vital masyarakat listrik dan bahan bakar minyak kini sudah bisa diakses kembali. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sendiri yang memastikan hal ini.
“Saya sempat menelepon Pak Bahlil dua minggu lalu karena saat itu tiga SPBU di Aceh Tamiang tutup semua,” kenang Tito.
“Alhamdulillah, dua hari lalu ketika saya ke sana bersama Bapak Presiden, tiga-tiganya sudah on, sudah aktif semua,” tambahnya. Ia berbicara di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu lalu, usai melepas ratusan praja IPDN yang akan diterjunkan ke wilayah terdampak.
Memang, sebelumnya antrean panjang sempat terjadi di pom bensin. Pasokan BBM terhambat, baik karena suplai yang tersendat maupun kerusakan fasilitas penyimpanan. Tapi sekarang situasinya jauh lebih baik. Antrean sudah menyusut dan stok dinilai cukup.
Di sisi lain, persoalan listrik juga tak kalah pelik. Banyak tiang tumbang, jaringan berantakan, apalagi di daerah-daerah terpencil. Pemulihannya butuh waktu, tidak instan.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Ogan Komering Ilir Dini Hari
Trump Klaim AS Akan Ambil Kendali Venezuela Usai Penangkapan Maduro
Operasi Lilin 2025: 33.800 Gereja hingga Ribuan Titik Keramaian Diawasi Ketat
Trump Unggah Foto Maduro Dirantai di Kapal Perang AS