Surabaya, Sabtu (11/4) – Di ruang konferensi pers yang ramai, Kurniawan Dwi Yulianto, sang pelatih Timnas U-17 Indonesia, bicara dengan nada penuh keyakinan. Targetnya jelas: juara Piala AFF U-17 2026. Turnamen yang bakal digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik mulai 11 hingga 24 April mendatang itu, menurutnya, adalah kesempatan emas.
“Secara pribadi, saya ingin memberikan gelar untuk Indonesia,” ujar Kurniawan. Suaranya terdengar mantap, namun ada sedikit getar emosi di baliknya.
“Sebab, waktu masih jadi pemain dulu, saya belum bisa kasih apa-apa buat negeri ini.”
Nah, bekal apa yang dimiliki anak-anak muda ini? Menurut Kurniawan, mayoritas pemainnya sudah makan asam garam di kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Pengalaman itu dianggapnya modal berharga untuk menghadapi tekanan di level internasional. Memang, belum ada satu pun dari mereka yang terjun langsung membela tim senior. Tapi, jangan salah.
“Beberapa di antaranya sudah sempat merasakan atmosfer latihan bareng tim utama,” jelasnya.
Itu bukan hal sepele. Mengendus langsung suasana latihan skuat senior bisa membuka wawasan dan mental mereka.
Artikel Terkait
Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman Militer dan Krisis Pasokan Medis
Liverpool Hentikan Tren Buruk, Kalahkan Fulham 2-0 di Anfield
Jordan Ivy-Curry Pamit dari IBL, All-Star 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Pameran Nasional Tatah 2026 Digelar di Jakarta untuk Hidupkan Kembali Seni Ukir Jepara