Di sebuah stasiun kereta bawah tanah Manhattan yang sudah sunyi, tepat setelah tengah malam berlalu, Zohran Mamdani resmi memulai tugas barunya. Ia kini adalah Wali Kota New York City. Yang menarik, sumpah jabatannya diucapkan dengan meletakkan tangan di atas Al-Qur’an sebuah momen bersejarah.
“Ini benar-benar suatu kehormatan dan hak istimewa seumur hidup,” ujar Mamdani, suaranya terdengar penuh keyakinan.
Pemilihan lokasi pelantikan itu sendiri bukan tanpa maksud. Stasiun yang sudah tak beroperasi itu sengaja dipilih, dan Mamdani punya alasan kuat di baliknya. Menurutnya, tempat itu adalah bukti nyata betapa transportasi umum punya peran sentral. “Ini bukti pentingnya transportasi umum bagi vitalitas, kesehatan, dan warisan kota kita,” imbuhnya, menekankan komitmennya pada sistem publik.
Artikel Terkait
Menteri Ekraf Soroti Peran Ruang Kreatif sebagai Fondasi Ekosistem Ekraf Daerah
Kampung Padel Tangerang Bangkitkan Keramaian, Dampak Ekonomi ke Pedagang Masih Beragam
Oknum ASN BPK Ditahan, Kasus Penganiayaan ART di Bogor Masuk Tahap Pemberkasan
Pemprov DKI Revitalisasi Anjungan TMII dengan Dana KLB Rp50 Miliar