Dia mengaku, rumah-rumah yang berada di sepanjang aliran sungai itu mengalami kerusakan. Namun begitu, angka pastinya masih belum bisa dipastikan. Tim di lapangan masih sibuk mendata satu per satu.
"Tidak ada korban jiwa dan rumah rusak sedang dalam pendataan," ujar Al Hafid, setidaknya memberi kabar yang sedikit melegakan.
Sayangnya, ancaman belum benar-benar berlalu. Hujan, kata dia, masih turun dengan intensitas tinggi. Al Hafid pun tak henti-hentinya mengingatkan warga untuk tetap waspada. Banjir susulan sangat mungkin terjadi.
Ini bukan kali pertama bencana serupa melanda. Sebelumnya, banjir bandang sudah pernah terjadi setelah kawasan hulu sungai di Kelok 28 longsor. Longsoran itu membuat sungai menjadi dangkal dan mudah meluap. Pemerintah setempat sebenarnya sudah mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran sungai. Tapi rupanya, belum cukup untuk menahan amuk alam siang tadi.
Artikel Terkait
Ratusan Anak Jakarta Nobar Pelangi di Mars, Wagub Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Bioskop Edukatif
Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional di Tol Trans Jawa Jika Arus Balik Membeludak
Pemerintah Tegaskan Subsidi BBM Belum Dibatasi, Harga Dipertahankan
Debut Herdman di Kandang, Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts & Nevis