Siang itu, Kamis (25/12), langit di Maninjau sepertinya tak habis-habisnya menumpahkan air. Curah hujan yang begitu tinggi akhirnya memaksa Sungai Batang Aia Pisang untuk meluap. Hasilnya? Banjir bandang menerjang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Puluhan rumah tak berdaya, terendam air bercampur lumpur. Material berbatuan ikut terbawa arus deras, menghantam pemukiman warga. Jalan penghubung vital antara Lubuk Basung dan Bukittinggi pun tak luput dari terjangan.
Menurut Camat Tanjung Raya, Al Hafid, situasinya cukup parah.
"Air disertai material lumpur berbatuan menerjang puluhan rumah di Jorong Pasar Maninjau termasuk jalan penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi," jelasnya dari Lubuk Basung.
Artikel Terkait
Pemerintah Tambah AI hingga Konten Digital dalam Subsektor Ekonomi Kreatif
Komnas HAM Desak Perluas Pemeriksaan ke Mantan Kepala BAIS dalam Kasus Penyiraman Aktivis
Timnas Indonesia Tuntaskan Laga Uji Coba dengan Kemenangan 4-0 di Era Baru John Herdman
Bendera Iran Berkibar di Tengah Badai: Simbol, Makna, dan Pertarungan Identitas