Puncak arus balik gelombang kedua benar-benar mulai terasa hari ini, Sabtu (28 Maret 2026). Sudah H 7 lebaran, dan Jakarta kembali menjadi magnet bagi para pemudik yang bersiap kembali ke rutinitas. Untuk mengurai kemacetan yang diprediksi bakal makin padat, Jasa Marga bersama kepolisian akhirnya memutuskan untuk menjalankan rekayasa lalu lintas sejak subuh.
Lewat unggahan di akun X-nya, Jasa Marga mengonfirmasi pemberlakuan contraflow atau sistem lawan arus. Itu dimulai tepat pukul 05.03 pagi di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Titiknya antara KM 72 hingga KM 70, mengarah ke Jakarta.
"05.03 WIB Tol_Japek Cikampek Utama KM 72 - KM 70 arah Jakarta DIBERLAKUKAN LAJUR CONTRAFLOW/kanan, harap tertib di antrian,"
Begitu bunyi peringatan resmi dari Jasa Marga.
Hanya berselang satu menit, peringatan lain muncul. Kali ini untuk pengendara yang melaju dari arah sebaliknya, yakni menuju Cikopo. Mereka diminta ekstra hati-hati saat melintasi KM 70 sampai KM 72. Pasalnya, lajur kanan di ruas itu kini dipakai untuk arus balik dari arah berlawanan.
"05.04 WIB Tol_Japek HATI-HATI di Cikampek Utama KM 70-KM 72 arah Cikopo, ada LAJUR CONTRAFLOW di lajur kanan,"
Begitu tulis mereka lagi. Situasinya memang butuh kewaspadaan tinggi dari semua pengemudi.
Lalu, bagaimana dengan kondisi di jalur atas? Tampaknya lebih santai. Laporan terakhir menunjukkan lalu lintas di Jalan Layang MBZ masih terpantau lancar. Baik dari arah Cikunir menuju Karawang, maupun sebaliknya dari Karawang menuju Jakarta, arus kendaraan berjalan tanpa kendala signifikan hingga pukul 05.04 WIB.
"05.04 WIB Jalan_Layang_MBZ Cikunir-Tambun-Cikarang-Karawang LANCAR ; Karawang-Cikarang-Tambun-Cikunir LANCAR,"
Kabar yang cukup melegakan di tengah hiruk-pikuk arus balik di bawahnya. Meski begitu, perjalanan panjang masih menanti. Pengendara disarankan tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.
Artikel Terkait
Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,8-6,5 Persen di 2027, Menuju 8 Persen pada 2029
Prabowo: Puluhan Ribu Kapal Asing Curi Kekayaan Laut Indonesia Setiap Malam
J&T Express Rilis Laporan ESG 2025, Catat Penghematan Energi dan Perlindungan Hak Karyawan
Puan Maharani: Pembahasan RAPBN 2027 Momentum Penting di Tengah Ketidakpastian Global