Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan fakta mengejutkan terkait eksploitasi sumber daya alam Indonesia di laut. Setiap malam, puluhan ribu kapal berbendera asing disebutnya mengambil kekayaan negara secara ilegal. Ia menegaskan praktik tersebut tidak boleh dibiarkan berlanjut dan akan ditindak tegas berdasarkan hukum yang berlaku.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Acara tersebut berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).
“Bumi dan air kita sangat luas, tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal, secara tidak sah. Harus kita tegakkan kedaulatan kita di lautan kita sendiri,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Menurut Prabowo, tindakan tersebut bertentangan dengan amanat para pendiri bangsa yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945. Ia menekankan bahwa seluruh kekayaan alam Indonesia harus dapat dinikmati sebesar-besarnya oleh rakyat Indonesia.
“Kita ingin petani-petani kita tersenyum karena mendapat nilai yang sewajarnya, hasil panen yang melimpah, mendapat nilai cukup tinggi. Kita ingin nelayan-nelayan kita yang mempertaruhkan nyawa untuk menghasilkan protein bagi rakyat, pergi ke laut dengan perlengkapan yang baik, yang aman, dan mendapat hasil tangkapan yang bernilai tinggi,” katanya.
Sementara itu, di luar isu pencurian sumber daya laut, Prabowo juga memaparkan sejumlah rencana pemerintah untuk memberdayakan nelayan. Pemerintah, ujarnya, akan membangun instalasi pembuatan es batu di setiap kampung nelayan. Selain itu, ia juga berencana menyediakan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) khusus bagi nelayan di daerah-daerah pesisir.
“Kita akan menjamin tiap nelayan bisa punya es batu. Kita akan membikin instalasi pembuat es batu di tiap desa nelayan, kita akan membikin cold storage di setiap desa nelayan, dan kita ingin bikin SPBU khusus nelayan di setiap desa nelayan. Para nelayan harus kita berdayakan karena mereka di ujungnya akan menguasai lautan kita,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pemuda Penganiaya Lansia 76 Tahun di Jakbar, Bukan Perampokan
Kemenkes Pastikan Belum Ada Kasus Ebola di Indonesia, Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Negara
Google Resmi Integrasikan AI Lebih Dalam ke Mesin Pencari, Hadirkan Gemini 3.5 Flash dan Kotak Pencarian Terbaru
Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,8-6,5 Persen di 2027, Menuju 8 Persen pada 2029