Ribuan perempuan di Jakarta membanjiri titik-titik awal kegiatan donor darah PAM JAYA. Acara yang digelar dalam rangka Hari Ibu sekaligus menyambut ulang tahun ke-103 perusahaan air minum itu, ternyata melampaui target. Dari target awal 1.500 peserta, pendaftar justru membludak menjadi 1.849 orang. Antusiasme mereka sungguh luar biasa.
Bertema 'Perempuan Peduli, Perempuan Menginspirasi', aksi sosial ini pertama kali digelar serentak di tiga wilayah: Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Hasil hari pertama pun cukup menggembirakan. Tidak main-main, ada 624 pendonor perempuan yang berhasil menyumbangkan darahnya. Rinciannya, 250 orang dari Jakarta Pusat, 136 dari Jakarta Barat, dan 238 dari Jakarta Utara.
Menurut Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, gelombang partisipasi ini menunjukkan lebih dari sekadar angka.
"Donor darah ini bukan hanya kegiatan sosial, tetapi wujud nyata kepedulian, keberanian dan ketulusan para perempuan untuk berbagi kehidupan. Kami sangat mengapresiasi antusiasme yang luar biasa dari para peserta dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga semangat kebaikan ini terus tumbuh, menginspirasi serta memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Jakarta,"
Ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis (25/12/2025).
Namun begitu, rangkaian acara belum berakhir. Masih ada dua hari lagi. Pada Sabtu (27/12), giliran warga Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu yang bisa berpartisipasi. Kemudian, pada Minggu (28/12), kegiatan berpindah ke Jakarta Timur untuk menutup seluruh rangkaian.
Kesuksesan awal ini tentu tak lepas dari dukungan banyak pihak. Daya Wanita PAM JAYA, Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, dan Komunitas Kebaya Jakarta berperan aktif. Mulai dari perencanaan, koordinasi, sampai memobilisasi peserta. Kerja sama mereka membuat acara berjalan tertib dan optimal.
Arief juga menyebut peran penting dua sosok. Ia mengapresiasi dukungan istri Gubernur DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, dan istri Wakil Gubernur, Dewi Rano Karno. Dukungan mereka disebutnya sangat membantu kelancaran acara.
Hani sendiri menyatakan dukungan penuhnya. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk konkret kepedulian perempuan dalam aksi kemanusiaan. Di sisi lain, kolaborasi seperti ini memperkuat jaringan antar komunitas perempuan untuk manfaat yang lebih luas.
Yang menarik, Hani dan Dewi Rano tak sekadar memberi sambutan. Mereka juga turun langsung, menyumbangkan darahnya di kantor pusat PAM JAYA. Sebuah tindakan yang menginspirasi.
Harapannya jelas. PAM JAYA ingin donor darah ini menjadi simbol kekuatan dan kepedulian perempuan, bukan sekadar ritual sosial belaka. Mereka pun mengajak masyarakat, khususnya perempuan di wilayah penyelenggaraan berikutnya, untuk datang dan menyukseskan Donor Darah PAM JAYA 2025 ini. Semangat berbagi ini, semoga terus menular.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Suap Jatah Bulanan di Bea Cukai untuk Alihkan Jalur Pemeriksaan
KSAD: TNI AD Siapkan Pasukan untuk Misi Perdamaian di Gaza
Wamensos Buka Pelatihan Pengajar Sekolah Rakyat, Tekankan Pembentukan Karakter Kebangsaan
Guardiola Akui Kemenangan di Anfield Krusial untuk Peluang Juara City