Berita tentang gubernur atau bupati yang berurusan dengan KPK sepertinya sudah jadi santapan sehari-hari. Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, tampaknya juga memperhatikan tren yang memprihatinkan ini. Dalam pandangannya, sederhana saja: jabatan yang mereka emban ternyata tak dipakai untuk kebaikan bersama.
Selepas memberikan khotbah di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis lalu, Suharyo menyampaikan kegelisahannya.
"Coba lihat berita-berita belakangan ini," ujarnya. "Bupati ini ditangkap, gubernur itu juga. Berkali-kali. Artinya apa? Jabatannya tidak untuk mewujudkan kebaikan bersama. Mereka harus bertobat."
Menurutnya, ada pola pikir yang harus diubah. Memegang jabatan bukan soal menduduki kursi yang nyaman. Bukan itu.
"Ini soal mengemban amanah," tegasnya.
Artikel Terkait
Makam Tak Dikenal di Pandeglang Dibongkar Cegah Kemusyrikan
Wamen Sosial Paparkan Syarat Ketat dan Prosedur Berjenjang Pengusulan Pahlawan Nasional
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Wakil CEO untuk Pacu Ekspansi Ekosistem
Junta Myanmar Nominasikan Min Aung Hlaing Jadi Calon Wakil Presiden