Pertanyaan lain muncul. Salah satu tersangka disebut sudah mengakui keaslian ijazahnya. Benarkah? “Iya, memang asli,” jawab Jokowi. Tapi ketika ditanya apakah orang itu juga akan dimaafkan, responsnya tak langsung.
Ia kembali ke prinsipnya. “Sekali lagi, urusan maaf-memaafkan itu urusan pribadi. Urusan hukum, ya, urusan hukum.”
Namun di tengah ketegasan itu, ada celah. “Tetapi memang kalau ada ruang untuk memaafkan, kenapa tidak juga kita lakukan,” ujarnya, memberikan nuansa lain. Tapi lagi-lagi, ia mengingatkan: “Tapi sekali lagi, urusan maaf-memaafkan itu urusan pribadi. Urusan hukum ya urusan hukum.”
Jadi, begitulah. Ada maaf yang diberikan, tapi ada juga hukum yang harus tetap berdenyut. Dua jalur itu akan berjalan beriringan.
Artikel Terkait
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Dimakamkan dengan Upacara Militer di Kalibata
MUI Tegaskan Peran Keluarga Krusial Dampingi PP Tunas Lindungi Anak di Dunia Maya
Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Diberangkatkan ke TMP Kalibata
AS Kerahkan 3.500 Marinir dan Pelaut ke Timur Tengah via USS Tripoli