Ketegangan antara Washington dan Caracas belakangan ini memang memanas. Menyikapi hal itu, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pun angkat bicara. Ia tak ingin situasi berujung pada bentrokan bersenjata. Karena itulah, dia menawarkan diri untuk jadi penengah antara Amerika Serikat dan Venezuela.
Lula, salah satu tokoh paling berpengaruh di kawasan Amerika Latin, terlihat cukup serius menanggapi krisis ini. Dalam sebuah percakapan dengan para wartawan, pria berusia 80 tahun itu mengaku "sangat khawatir" dengan memanasnya hubungan antara Donald Trump dan Nicolas Maduro.
Menurutnya, jalan kekerasan bukanlah solusi.
"Saya sudah sampaikan ke Trump, masalah tidak akan selesai dengan baku tembak," ujar tokoh sayap kiri itu. Lebih baik, lanjutnya, semua pihak duduk bersama untuk mencari jalan keluar.
Artikel Terkait
Ribuan Cacahan Uang Serbu TPA Liar di Bekasi, Asal-Usulnya Masih Misteri
Beban Keluarga Picu Siswa SMP Bawa Bom Molotov ke Sekolah
Cak Imin dan Pengurus PKB Bertamu ke Istana di Tengah Hujan Lebat
Pramono Anung Beri Sinyal Tegas ke Pengembang yang Mangkir dari Kewajiban Fasos-Fasum