Iran kembali mengeksekusi mati seorang warganya. Kali ini, seorang pria dituduh menjadi mata-mata Israel. Menurut otoritas setempat, pria itu didakwa bekerja untuk rezim Tel Aviv dan tertangkap sedang memotret lokasi-lokasi militer rahasia di Teheran.
Pengumuman eksekusi itu disiarkan oleh kantor berita Mizan, yang dikelola badan kehakiman Iran, pada Sabtu (20/12) waktu setempat. Laporan AFP menyebutkan, eksekusi dilakukan hari itu juga.
Dalam pernyataannya, Mizan menulis dengan rinci.
Keshavarz ditangkap antara April dan Mei lalu di kawasan Urmia, yang terletak di barat laut Iran. Otoritas Teheran dengan tegas menggambarkannya sebagai agen Mossad, badan intelijen Israel yang terkenal itu.
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diprediksi Masih Dibayangi Hujan, Kemarau Baru Datang April-Mei
Gempa Dangkal 3,0 SR Guncang Gayo Lues di Pagi Buta
Surat Terakhir Bocah SD di Ngada: Uang untuk Buku yang Tak Pernah Terbeli
Warga Jonggol Dikhawatirkan Hanyut Saat Cari Besi di Sungai Cipamingkis