JAKARTA – Kontroversi seputar pertunjukan "Mens Rea" rupanya tak membuat Pandji Pragiwaksono kapok. Komedian itu dengan tegas menyatakan bahwa dirinya takkan berhenti menciptakan pertunjukan stand up comedy. Lantas, apa alasan di balik sikapnya itu?
Pandji mengungkapkan, ia memang tak akan lagi memakai nama "Mens Rea" untuk show tunggalnya berikutnya. Namun begitu, bukan berarti panggung komedinya ikut lenyap. Hanya penamaannya yang berubah, sementara show-nya sendiri akan tetap jalan terus.
"Apakah ada Mens Rea lagi? Jawabannya tidak," tegas Pandji usai berdialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Tapi bukan karena saya tidak bikin pertunjukan lagi. Saya akan selalu bikin pertunjukan," tambahnya.
Menurutnya, dalam sepuluh pertunjukan tunggal terakhir yang ia gelar, tak satu pun punya judul yang sama. Pola ini yang akan ia pertahankan. Jadi, memang sudah tak akan ada lagi pertunjukan berjudul "Mens Rea".
"Dalam sepuluh pertunjukan tunggal terakhir saya, tidak ada yang judulnya sama. Jadi judulnya selalu berganti," sambung Pandji.
"Apakah ada pertunjukan komedi lagi? Pasti ada, tapi judulnya sudah bukan Mens Rea."
Di sisi lain, konten yang ia angkat nantinya tak akan jauh-jauh dari isu sosial dan politik. Topik itu, baginya, adalah sumber keresahan sekaligus bahan canda yang paling ia sukai. Itu yang akan terus ia bawa, meski bungkus judulnya berbeda.
"Dalam sepuluh pertunjukan saya, memang saya senang membahas sosial dan politik, karena itu adalah keresahan saya, topik yang saya suka. Jadi itu yang kelihatannya juga akan terus berjalan, hanya namanya saja yang berbeda," ujar dia.
Dialog dengan MUI sendiri, menurut Pandji, berlangsung cukup cair. Didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar, ia menjelaskan langsung materi stand up yang sempat memicu kesalahpahaman itu. Suasana pertemuan digambarkannya santai, bahkan penuh tawa.
"Alhamdulillah dialognya berjalan dengan sangat menyenangkan, penuh dengan tawa juga," kenang Pandji.
Artikel Terkait
Fox Sports Buka Lowongan ‘Chief World Cup Watcher’ dengan Bayaran Rp870 Juta untuk Tonton 104 Pertandingan
Erin Taulany Bantah Aniaya ART, Herawati Laporkan Dugaan Pencekikan hingga Gaji Rp3 Juta Tak Dibayar
Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Richard Lee 30 Hari, Bantah Isu Penangguhan
Jumlah Mahasiswa Asing di China Melonjak Jadi 380.000, Didominasi Asia dan Afrika