“Mau merah, mau kuning, mau apa, yang penting kita semua kerja untuk rakyat.”
Nanti, ketika tiba waktunya pemilu atau pilkada berikutnya, barulah kompetisi itu boleh hidup kembali. Itu hal yang wajar. Bahkan, menurutnya, sikap seperti inilah yang menunjukkan kedewasaan sebuah bangsa.
“Nanti datang pemilu, pilkada, ya kita bersaing lagi, tidak ada masalah,” pungkas Prabowo.
“Itu bangsa yang dewasa, itu yang harus kita menuju ke situ.”
Artikel Terkait
Beban Keluarga Picu Siswa SMP Bawa Bom Molotov ke Sekolah
Cak Imin dan Pengurus PKB Bertamu ke Istana di Tengah Hujan Lebat
Pramono Anung Beri Sinyal Tegas ke Pengembang yang Mangkir dari Kewajiban Fasos-Fasum
Pramono Anung: Rusun Baru DKI Dilarang Pakai Atap Seng