Di Serang, Sabtu (20/12/2025), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya tentang dinamika demokrasi di tanah air. Ia bicara soal semangat kompetisi yang memang mewarnai setiap pemilu atau pilkada. Namun begitu, setelah semua perhelatan politik itu usai, ia menekankan pentingnya semua pihak untuk bersatu dan bekerja sama membangun bangsa. Intinya, persaingan harus berakhir ketika tugas untuk rakyat dimulai.
“Demokrasi Indonesia harus demokrasi yang lebih hebat dari demokrasi di tempat lain,” tegas Prabowo dalam acara peresmian akad massal KPR FLPP dan serah terima kunci.
“Demokrasi kita adalah bersaing, sesudah bersaing, kerjasama. Siapa nomor satu, siapa nomor dua, tidak ada masalah,” lanjutnya.
Ia lalu memberi contoh konkret. Rano Karno, atau yang akrab disapa Bang Doel, kini menjabat sebagai wakil gubernur Jakarta. Menurut Prabowo, latar belakang partai pemenang pilkada seharusnya tak jadi soal. Yang jauh lebih penting adalah komitmen untuk bekerja.
“Saya nggak ada masalah Si Doel jadi Wagub di Betawi, asal lo kerja untuk rakyat, ya nggak apa-apa,” ucapnya dengan gaya bicara yang santai.
Artikel Terkait
Rudal Hantam Halaman Rumah di Arad, 88 Orang Terluka Tanpa Korban Jiwa
Black Dinner 1440: Perebutan Kekuasaan di Skotlandia Berakhir dengan Pemenggalan di Hadapan Raja Bocah
Dua Prajurit Marinir Tewas dalam Baku Tembak dengan KKB di Maybrat
Bupati Jember Siapkan Skema WFH ASN untuk Efisiensi Energi dan Anggaran