tuturnya.
PT Pos berjanji akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan daerah. Tujuannya satu: mempercepat pemulihan layanan dan memastikan bantuan sampai ke semua penerima yang berhak, meski dalam situasi darurat.
Di sisi lain, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Ipul, memberikan konteks yang lebih luas. Ia menyebut, Kementerian Sosial bersama BPS telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial secara menyeluruh.
“Dari target sekitar 35 juta penerima bansos, hasil verifikasi menunjukkan sekitar 28 juta orang yang dinyatakan layak sebagai penerima BLT,”
jelasnya.
Menurut Ipul, penyaluran untuk mayoritas penerima itu sudah berjalan, baik melalui bank-bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.
“Dari 28 juta lebih itu, yang sudah disalurkan lewat Himbara maupun PT Pos sudah mencapai lebih dari 90 persen,”
pungkasnya.
Ia menambahkan, anggaran BLT yang disiapkan pemerintah totalnya sekitar Rp 31 triliun. Hingga saat ini, realisasi penyalurannya telah mencapai angka kurang lebih Rp 26 triliun.
Artikel Terkait
Mendagri Tito Langsung Melayat Usai Turun dari Pesawat, Berduka untuk Ibu Bhayangkari
Pasha Ungu Nyanyikan Lagu Noah di Tengah Rapat Serius Soal Banjir Rob
Bareskrim Perluas Jerat Tersangka Kasus IPO PIPA, Kantor Underwriter Digeledah
Prabowo Siap Mundur dari Dewan Perdamaian Jika Dinilai Tak Berpengaruh