tuturnya.
PT Pos berjanji akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan daerah. Tujuannya satu: mempercepat pemulihan layanan dan memastikan bantuan sampai ke semua penerima yang berhak, meski dalam situasi darurat.
Di sisi lain, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Ipul, memberikan konteks yang lebih luas. Ia menyebut, Kementerian Sosial bersama BPS telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial secara menyeluruh.
“Dari target sekitar 35 juta penerima bansos, hasil verifikasi menunjukkan sekitar 28 juta orang yang dinyatakan layak sebagai penerima BLT,”
jelasnya.
Menurut Ipul, penyaluran untuk mayoritas penerima itu sudah berjalan, baik melalui bank-bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.
“Dari 28 juta lebih itu, yang sudah disalurkan lewat Himbara maupun PT Pos sudah mencapai lebih dari 90 persen,”
pungkasnya.
Ia menambahkan, anggaran BLT yang disiapkan pemerintah totalnya sekitar Rp 31 triliun. Hingga saat ini, realisasi penyalurannya telah mencapai angka kurang lebih Rp 26 triliun.
Artikel Terkait
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Serang Pembangkit Listriknya
Macet Parah H+2 Lebaran, Arus Kendaraan ke Puncak Naik 35%
Puncak Arus Balik Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta Catat 51.000 Penumpang Tiba per Hari
Pemerintah Rencanakan Aturan Kerja dari Rumah Satu Hari Seminggu Usai Lebaran