Meski berkelakar soal pusing, Prabowo menegaskan bahwa hal itu sama sekali bukan masalah. Komitmennya untuk menghargai jerih payah atlet tetap bulat. Bagi Prabowo, sebuah janji adalah harga diri.
“Tapi itu Sabdo Pandito Ratu, ucapan seorang pemimpin harus dipegang,” tegasnya.
“Gembira tapi pusing nggak apa-apa, yang penting pejuang-pejuang kita, kita hormati dan kita hargai,” lanjut Presiden, menutup pembahasan dengan nada serius yang hangat.
Pencapaian 91 medali emas itu sendiri memang luar biasa. Hingga hari penutupan, Indonesia berhasil mengumpulkan total medali yang cukup untuk mengamankan posisi kedua di klasemen akhir. Mereka hanya bisa ditempel oleh sang tuan rumah, Thailand, yang memang tampil perkasa di depan pendukungnya.
Artikel Terkait
Utang Tak Dibayar, Pria Sidoarjo Dijemput Paksa dan Dianiaya Massa
Di Balik Canda Purnabakti Arief Hidayat: Kisah Ajakan yang Mengubah Takdirnya di MK
Ketua Komisi VII Soroti Menteri Pariwisata: Jawaban Harusnya di Rapat, Bukan di Medsos
Ribuan Cacahan Uang Serbu TPA Liar di Bekasi, Asal-Usulnya Masih Misteri