Menkes Tegaskan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia, Waspadai Buah Terkontaminasi

- Rabu, 04 Februari 2026 | 13:36 WIB
Menkes Tegaskan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia, Waspadai Buah Terkontaminasi

Di tengah peringatan Hari Kanker Sedunia di South Quarter Dome, Jakarta Selatan, Rabu (4/2), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyisipkan pernyataan penting. Ia meyakinkan publik bahwa virus Nipah belum masuk ke Indonesia. "Belum ada di Indonesia," tegasnya.

Lalu dengan nada yang lebih santai, ia menambahkan, "Ya dijaga aja teman-teman ya."

Menurut Budi, kasus yang terjadi di India patut jadi pelajaran. Penularannya, kata dia, erat kaitannya dengan buah yang sudah terbuka dan terkontaminasi kelelawar.

"Ya itu di India karena itu penularannya kan lewat kelelawar ya. Jadi biasanya kelelawar tuh gigit buah, buahnya tuh kalau enggak dicuci, enggak dimasak, dimakan, (virus) itu menular," jelasnya.

Mengenal Virus Mematikan dari Kelelawar

Lantas, apa sebenarnya virus Nipah ini? Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikannya sebagai penyakit zoonosis, alias bisa loncat dari hewan ke manusia. Inang utamanya adalah kelelawar buah dari genus Pteropus.


Halaman:

Komentar