Gosip transfer mulai berhembus dari Anfield. Kali ini, nama yang beredar adalah Ryan Flamingo, bek tengah andalan PSV Eindhoven. Yang menarik, pemain 23 tahun ini disebut-sebut masih punya garis keturunan Indonesia. Tampaknya, Liverpool mulai memikirkan masa depan lini belakang mereka, mencari sosok yang suatu hari nanti bisa mengisi posisi vital seperti yang kini dipegang Ibrahima Konate atau bahkan sang kapten, Virgil van Dijk.
Menurut laporan dari DaveOCKOP, media yang cukup diperhitungkan soal kabar The Reds, Flamingo masuk dalam daftar pantauan untuk bursa musim panas nanti. Namanya disebut bersama Youri Baas, bek muda Ajax Amsterdam.
"Youri Baas sudah jadi pilihan tetap di skuad Ajax setelah masa pinjamnya di NEC Nijmegen berakhir," tulis media tersebut.
"Dia adalah produk akademi Excelsior Rotterdam yang sudah diboyong Ajax sejak remaja, umur 15 tahun."
Lalu, bagaimana dengan Flamingo? Bek berpostur 186 cm ini mulai mencuri perhatian. Kekuatannya ada pada kemampuan membangun serangan dari belakang. Statistiknya cukup meyakinkan dia termasuk salah satu bek dengan umpan progresif terbaik per 90 menit sepanjang tahun lalu. Singkatnya, dia bukan sekadar pemusnah serangan, tapi juga pemicu serangan.
Namun begitu, jangan terlalu berharap melihatnya di Anfield musim depan. Peluangnya dianggap tidak terlalu besar. Soalnya, Liverpool belakangan ini sudah mendatangkan beberapa talenta muda untuk posisi bek tengah, seperti Mor Talla Ndiaye asal Senegal dan Jeremy Jacquet dari Prancis. Regenerasi memang sedang dipersiapkan, tapi persaingannya akan ketat.
Di sisi lain, Flamingo justru makin bersinar di Eindhoven. Sejak dibeli dari FC Utrecht dua tahun lalu, posisinya kian kokoh. Dia sekarang adalah pilar utama pertahanan PSV. Buktinya, dua trofi satu gelar Eredivisie dan satu Piala Super Belanda berhasil dia raih bersama klub.
Secara angka, catatannya juga solid. Sudah 77 kali tampil dengan seragam PSV, mencetak lima gol dan empat assist. Di musim 2025/2026 ini saja, dia sudah bermain 28 kali di semua ajang, termasuk empat laga Liga Champions, dengan kontribusi dua gol dan satu assist.
Lalu, bagaimana dengan darah Indonesia yang disebut-sebut dimilikinya? Benar, ada garis keturunan dari buyutnya. Tapi jangan berharap dia akan segera mengenakan jersey Merah-Putih. Garis keturunannya sudah cukup jauh, dan statusnya sebagai mantan pemain Timnas Belanda U-21 membuat proses naturalisasi menjadi sangat rumit, kalau bukan mustahil. Untuk sekarang, fokusnya tetap pada karier klub di Eropa.
Artikel Terkait
Indonesia Taklukkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17
Bayern Munchen Incar Comeback Lawan PSG di Allianz Arena demi Tiket Final Liga Champions
Disiplin Taktik Kunci Kemenangan Dramatis Timnas U-17 Indonesia atas China di Laga Perdana Piala Asia
Arsenal Akhirnya ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun, Taklukkan Atletico 1-0