Sabtu pagi, suasana di Aceh Tamiang terasa berbeda. Di tengah proses pemulihan pasca-banjir, Presiden Prabowo Subianto memilih menjalankan salat Idul Fitri 1447 H di sana. Langkah ini langsung menarik perhatian.
Menurut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, kehadiran Presiden di Aceh bukan tanpa alasan. Ini adalah wujud solidaritas nyata.
"Hari ini Presiden salat Id di Aceh. Itu bentuk solidaritas yang ditunjukkan oleh Presiden kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang pada bulan November terkena musibah," jelas Muzani.
Dia berbicara usai menunaikan salat Id sendiri di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Muzani menekankan, perhatian pemerintah terhadap bencana itu luar biasa besar. Pilihan lokasi salat Presiden, baginya, sekaligus mencerminkan tekad untuk membangun kembali wilayah yang porak-poranda. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi memang masih berjalan. Tapi semangatnya jelas.
Artikel Terkait
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Hadapi Ancaman Rudal Iran di Selat Hormuz
Pemprov Kaltim Tuntaskan Pengembalian Mobil Dinas Gubernur Senilai Rp 8,49 Miliar
Pemprov DKI Tetapkan Car Free Night Malam Takbiran sebagai Tradisi Tahunan
Dedi Kusnandar Pilih Pulang ke Jatinangor untuk Rayakan Lebaran