Malapetaka Api di Karachi: 14 Tewas, 60 Hilang, dan Reruntuhan yang Masih Menyimpan Duka

- Senin, 19 Januari 2026 | 20:48 WIB
Malapetaka Api di Karachi: 14 Tewas, 60 Hilang, dan Reruntuhan yang Masih Menyimpan Duka

Asap masih mengepul lemah dari Gul Plaza, Senin (19/1), sementara petugas pemadam mulai menyisir reruntuhan. Puing-puing itu adalah sisa-sisa pusat perbelanjaan yang baru saja dilalap api hebat di Karachi.

Korban jiwa, sayangnya, sudah berjatuhan. Menurut laporan Reuters, sedikitnya 14 orang meninggal dunia. Namun, situasinya masih mencekam karena 60 orang lainnya hingga kini dinyatakan hilang. Nasib mereka masih jadi tanda tanya besar.

Gedung yang jadi pusat perhatian ini bukan sembarang mal. Letaknya di jantung kawasan bersejarah Karachi, dan di dalamnya berjejal sekitar 1.200 toko. Bangunan bertingkat itu biasanya ramai oleh pemburu barang dan penjual.

Tapi sekarang, yang tersisa hanya kesunyian yang mengerikan. Pencarian korban terhambat berat karena struktur gedung sudah tidak stabil. Setiap langkah petugas di atas reruntuhan bisa berisiko, membuat pekerjaan mereka jadi sangat berhati-hati dan lambat.

Di sisi lain, suasana di sekitar lokasi justru sesak. Ratusan orang memadati area, menyaksikan dengan perasaan campur aduk. Di antara kerumunan itu, terlihat wajah-wajah pemilik toko yang hancur. Bagi mereka, ini bukan sekadar kehilangan barang. Hasil keringat dan kerja keras seumur hidup, lenyap jadi abu dalam waktu semalam.

Menurut sejumlah saksi, malapetaka ini mulai terjadi pada Sabtu (17/1) malam. Api diduga bermula dari sebuah toko di lantai dasar. Dari sana, kobaran dengan cepat menjalar naik, melahap lantai demi lantai tanpa ampun. Hanya dalam hitungan jam, pusat keramaian itu berubah jadi kuburan besi dan beton.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar