Pesisir Kabupaten Pangkep, yang biasanya sepi, tiba-tiba jadi sorotan. Seorang nelayan, saat hendak mencari rumput laut, malah menemukan sesuatu yang tak terduga. Bungkusan mencurigakan terdampar di tepi air. Isinya? Sabu. Satu kilogram.
Kejadiannya di Kampung Gusunge, Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang. Hari Rabu, 15 April 2026, sekitar jam sepuluh pagi. Nelayan itu, inisialnya U, awalnya melihat bungkusan utuh. Terdampar begitu saja.
Ia curiga. Kristal bening di dalamnya tidak biasa. Daripada pegang-pegang, mending lapor polisi. Langsung. Itu yang ia lakukan.
Polres Pangkep turun tangan. Barang bukti dibawa, diuji di laboratorium BNN. Butuh waktu. Dan hasilnya? Positif metamfetamin.
AKP Ichsan, Kasat Narkoba Polres Pangkep, angkat bicara dalam konferensi pers di Mapolres, Sabtu (25/4/2026). Katanya, “Hasil uji lab BNN sudah keluar. Positif. Ini sabu.” Suaranya tegas, tapi ada nada prihatin.
Satu kilogram. Kalau dihitung, harga pasaran sekitar Rp1,7 juta per gram. Total? Hampir Rp1 miliar. Bukan angka yang kecil.
Polisi punya dugaan: paket ini sudah mengapung di laut kira-kira dua minggu. Lalu ombak membawanya ke pesisir Desa Pitue. Tapi siapa pemiliknya? Dari mana asalnya? Masih gelap.
Penyelidikan terus berjalan. Pihak kepolisian sudah koordinasi dengan pemerintah setempat. Aparat desa juga dimintai keterangan. Semua dilakukan untuk mengungkap jaringan di balik barang haram ini.
Rencananya, sabu itu akan dimusnahkan. Tapi tidak sekarang. Masih ada proses administrasi yang harus rampung. Termasuk penetapan dari pengadilan. Setelah itu, baru dieksekusi.
Di sisi lain, warga sekitar mulai resah. Temuan seperti ini bukan pertama kali, tapi tetap saja bikin was-was. Mereka berharap polisi bisa segera menangkap pelaku. Agar laut dan pesisir kembali aman.
Artikel Terkait
Mustamin Raga Jabat Posisi Baru di Gowa, Publik Harapkan Tata Kelola Pemerintahan Lebih Transparan
Polrestabes Makassar Ungkap Peredaran Sinte Bentuk Cair untuk Vape, Sembilan Tersangka Diamankan
Anggota DPR Minta Pemerintah Tak Lengah Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem El Nino Godzilla
Suami di Minahasa Utara Ancam Istri dengan Senapan Angin, Polisi Amankan Pelaku dalam 15 Menit