Jakarta - Ada cerita menarik dari Kramat Jati, Jakarta Timur. Sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergulir di awal 2025, pabrik tempe “Super Raos” ikut kebagian berkah. Omzet mereka naik, dan sampai sekarang, mereka rutin menyetok tempe ke dua dapur MBG di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, dengan adanya program MBG dari Pak Prabowo, pendapatan jadi bertambah,” ujar Ijan, perajin tempe di lokasi, sambil tersenyum.
Ia lalu merinci, dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah jadi langganan tetap itu ada di Matraman dan Condet. Masing-masing satu dapur. Lumayan, katanya.
Ijan mengaku program ini bukan cuma membantu anak sekolah, ibu hamil, atau lansia. Menurut dia, efeknya juga terasa ke pedagang kecil dan pelaku usaha rumahan seperti dirinya.
“Saya pribadi sangat terbantu. Omzet untuk pedagang seperti saya nambah, Alhamdulillah,” ucapnya, dengan nada penuh syukur.
Di tengah hiruk-pikuk ekonomi yang kadang nggak menentu, Ijan berharap program MBG bisa terus jalan. Ia ingin dampaknya makin meluas ke semua kalangan.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas program Bapak (Prabowo). Ekonomi saya pribadi sangat terbantu. Ke depannya, saya masih berharap MBG bisa berjalan lancar,” tutup Ijan, sebelum kembali ke tungkunya yang mengepul.
Artikel Terkait
Pria Diduga Lecehkan Anak Laki-laki di Cakung Diamuk Warga, Polisi Limpahkan ke Satuan PPA
Zelensky Tawarkan Azerbaijan sebagai Tempat Perundingan Damai dengan Rusia
Empat Prajurit TNI Gugur di Misi Perdamaian PBB Lebanon, Panglima TNI Sampaikan Duka Mendalam
PSI Targetkan Jambi Jadi Kandang Gajah pada Pemilu 2029