Namun begitu, dia juga tak ingin suasana jadi terlalu muram. Pramono tetap mengajak warga untuk bersyukur, tapi dengan cara yang lebih sederhana dan penuh kesadaran.
"Pasti nanti akan ada tempat secara khusus untuk kita merenung berdoa, terutama berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara. Tetapi saya juga tidak ingin semua orang kemudian harus apa, nggak boleh bersyukur dengan cara yang lain,"
ujarnya, mencoba menyeimbangkan antara penghormatan dan rasa syukur.
Jadi, silakan sambut tahun baru. Tapi dengan cara yang lebih tenang, penuh renungan, dan tentu saja, penuh hati.
Artikel Terkait
DPRD Se-Indonesia Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah
Megawati Bicara di Abu Dhabi: Gotong Royong Kunci Redam Konflik Horizontal
Megawati: Perempuan Tak Perlu Terjebak Dilema Palsu antara Rumah dan Masyarakat
Megawati: Perempuan Tak Perlu Terjebak Pilihan antara Rumah dan Masyarakat