Di hadapan forum Majelis Persaudaraan Manusia Zayed Award 2026, Megawati Soekarnoputri menyampaikan pesan khusus untuk kaum perempuan. Mantan Presiden Indonesia itu mengingatkan agar perempuan tak lagi terbelenggu oleh pilihan yang sebenarnya ilusi: mengurusi rumah tangga atau terjun ke masyarakat. Menurutnya, itu adalah dilema palsu.
"Saya ingin mengingatkan kembali agar perempuan tidak terjebak dalam dilema palsu antara rumah dan masyarakat," ujarnya di Museum Nasional Zayed, Selasa lalu.
Lalu, apa solusinya?
Megawati menekankan, yang diperlukan sebenarnya adalah manajemen waktu yang baik, komunikasi yang setara dengan pasangan, dan ini yang krusial dukungan nyata dari negara serta lingkungan sosial. Tanpa sokongan struktural itu, akan selalu terasa berat.
Ia kemudian bercerita tentang perjalanan panjangnya sendiri. Kisah itu berawal dari didikan orang tuanya. Megawati mengaku dibentuk oleh nilai-nilai yang ditanamkan sang ayah, seorang presiden, dan ibunya yang berasal dari etnis berbeda.
"Yang membuat saya menjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah karena keyakinan, keteguhan, keuletan, keberanian, dan kesabaran," tutur Ketua Umum PDIP itu. Semua itu, lanjutnya, harus dipadu dengan etika moral dan hati nurani.
Artikel Terkait
DPRD Se-Indonesia Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah
Megawati Bicara di Abu Dhabi: Gotong Royong Kunci Redam Konflik Horizontal
Megawati: Perempuan Tak Perlu Terjebak Pilihan antara Rumah dan Masyarakat
PUI Apresiasi Sikap Tegas Prabowo Soal Palestina di Tengah Dinamika Global