imbuh Dani, merujuk pada Pasal 75 UU Keimigrasian.
Sebelumnya diberitakan, Imigrasi Bogor mengamankan enam WNA dalam operasi ini. Salah satunya adalah EMVB ini. Ceritanya, ancaman dengan airsoft gun itu dilontarkan saat pria Belanda tersebut sedang tidak dalam kondisi sadar penuh.
Dani menegaskan, tidak ada perselisihan khusus yang memicu insiden itu.
katanya. Singkatnya, alkohol jadi pemicu ulah yang akhirnya berujung pada deportasi bagi pria asal Belanda tersebut.
Artikel Terkait
Teddy Wijaya Tegaskan Gerakan ASRI Bukan Hal Baru, Hanya Digenjot Kembali
KPK Periksa Staf Keuangan Travel, Kasus Kuota Haji Yaqut Menuju Penuntutan
Polisi Turun Tangan Tutup Lubang Jalan di Serang-Tangerang
Mata-Mata Udara Korlantas Buru Pengendara Motor Tanpa Helm SNI