Denada Dituding Telantarkan Anak Selama 24 Tahun, Ini Respons Kuasa Hukum
Gosip selebritas memang tak pernah sepi. Kali ini, penyanyi Denada jadi sorotan setelah seorang pemuda asal Banyuwangi, Ressa Rizky Rossano, mengaku sebagai anak kandungnya. Tak main-main, Ressa bahkan sudah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi terkait dugaan penelantaran. Yang bikin heboh, tuntutan ganti rugi materilnya mencapai angka fantastis: Rp 7 miliar.
Nah, di balik gugatan itu, ada cerita yang cukup menyayat. Ternyata, jauh sebelum kasus ini ramai, Ressa sudah berusaha bertemu Denada secara langsung. Dia mendatangi rumah sang artis di Jakarta. Sayangnya, upaya itu seperti menabrak tembok.
“Kita datang ke Jakarta saja tidak ditemui,” ujar Ronald Armada, kuasa hukum Ressa, dengan nada kesal.
Menurut Ronald, kliennya hanya disuruh menunggu di depan rumah. Bahkan, asisten rumah tangga (ART) Denada konon cuma membukakan pintu selebar 15 sentimeter. “Jadi 3,5 jam selama dua hari berturut-turut, penggugat berdiri di depan rumahnya Denada,” jelasnya.
“Bilang disuruh nunggu, tapi tidak pernah diminta duduk di ruang tamunya,” tambah Ronald, melengkapi pengakuannya.
Klaim dari Dalam Rumah
Artikel Terkait
Kak Seto Berbenah: Refleksi atas Luka Lama di Bawah Sorotan
Anak yang Mengaku Denada Tuntut Rp7 Miliar, Dulu Cuma Diterima 15 Cm di Pintu
Mantan ART Buka Suara Soal Klaim Anak Tak Diakui Denada
Foto Lawas Teuku Ryan dan Denada Picu Spekulasi Ayah Anak dalam Gugatan 7 Miliar