"Jadi dari aplikasi tersebut, para debt collector atau matel ilegal kerap merampas kendaraan milik debitur tanpa prosedur," jelas Arya, Kamis (18/12/2025).
Langkah polisi pun dimulai. Dua orang yang diduga mengendalikan aplikasi Go Matel R4 berhasil diamankan. Mereka ini karyawan perusahaan aplikasi tersebut.
"Benar sudah kita amankan dua orang. Keduanya merupakan karyawan perusahaan aplikasi Go Matel R4. Sebuah sebuah fitur digital yang bergerak di bidang penyedia data nasabah," kata Arya, Rabu (17/12/2025).
Kedua tersangka itu berinisial FE, yang berperan sebagai komisaris, dan DA, sang direktur utama. Dugaan sementara, data nasabah yang mereka sebarkan itu didapat dari perusahaan pembiayaan atau leasing. Caranya bagaimana? Itu yang masih didalami.
Seiring waktu, penyidikan makin meluas. Polisi berhasil mengamankan dua orang lagi. Jadi totalnya, sudah empat orang yang diciduk terkait kasus penyebaran data ilegal ini.
"Kita amankan dua orang lagi, jadi total ada empat orang," kata Arya, Kamis (18/12/2025).
Artikel Terkait
Prabowo dan Trump Segera Bertemu, Tarif Dagang Jadi Agenda Utama
Prabowo Bahas Inisiatif Perdamaian Trump dengan Tokoh Islam di Istana
Saksi Korupsi Chromebook Punya Riwayat Pingsan Saat Tertekan
Debt Collector Seret Motor, Padahal Tunggakan Sudah Dibayar Lebih