Di sisi lain, Kepala BNPB Suharyanto disebutkan sudah berada di wilayah Sumatera sejak dini. Teddy menerangkan, Suharyanto berangkat dari Lumajang, Jawa Timur, tempatnya juga sedang menangani bencana lain.
Upaya pemerintah kian masif dalam hari-hari awal. Puluhan pesawat dan helikopter yang tersebar di Jawa dan Sumatera dikerahkan ke lokasi bencana. Jumlahnya diperkirakan mencapai 80 unit.
“Kemudian di tanggal 27 itu juga, beberapa heli sampailah ke Bandar Aceh. Angkat genset PLN, angkat logistik. Sama, tidak ada media di situ. Tidak ada kamera di situ,” ucapnya, menekankan bahwa kerja-kerja itu seringkali tak terekspos.
Intinya, Teddy menegaskan semua unsur sudah bergerak sejak hari pertama. Kerja keras itu berlanjut hingga kini.
“Jadi itu semuanya sejak hari pertama, saya pastikan sudah berjuang keras, secepat mungkin di sana. Dan sampai sekarang, totalnya mungkin lebih dari 80 helikopter, pesawat, TNI, Polri, Basarnas, polisi, gabungan swasta, dibantu rekan-rekan semuanya,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Migrant Center UI Diresmikan, Kolaborasi Empat Pilar untuk Daya Saing Pekerja Migran
Trotoar Fatmawati Diserbu Motor, Satpol PP Turun Tangan
Jembatan Merah Putih Dumai Siap Berdiri Gagah Usai Renovasi Intensif
MK Tolak Gugatan soal Penugasan TNI-Polri di Jabatan Sipil