Trotoar Fatmawati Diserbu Motor, Satpol PP Turun Tangan

- Senin, 02 Februari 2026 | 18:55 WIB
Trotoar Fatmawati Diserbu Motor, Satpol PP Turun Tangan

Trotoar di Fatmawati, Jakarta Selatan, mendadak jadi perhatian. Bukan karena perbaikannya, melainkan karena berubah jadi tempat parkir liar untuk puluhan motor. Foto-fotonya membanjiri media sosial, memantik kemarahan banyak netizen. Bagaimana tidak? Ruang bagi pejalan kaki itu hampir sepenuhnya dikuasai kendaraan roda dua.

Menanggapi viralnya kejadian ini, Satpol PP DKI langsung bergerak. Bersama petugas Dishub Kecamatan Cilandak, mereka turun ke lokasi untuk memeriksa. Yang mereka temukan persis seperti di gambar: trotoar dipenuhi motor milik karyawan dan pengunjung usaha sekitar.

“Hasilnya, pemilik usaha telah diberikan imbauan dan peringatan agar tidak lagi memarkirkan kendaraan karyawan di atas trotoar,” tulis akun resmi @satpolpp.dki di media sosial, Senin (2/2/2026).

Penegasan mereka jelas: trotoar bukan ruang parkir, melainkan hak pejalan kaki.

Tak cuma memberi peringatan, Satpol PP juga mengajak masyarakat untuk ikut serta. Laporan warga, menurut mereka, adalah kunci penataan kota yang cepat dan tepat sasaran.

“Kota yang ramah dimulai dari ruang kecil yang kita jaga bersama,” imbuh mereka dalam unggahan itu.

“Hormati guiding block, jangan ditutup dan jangan dihalangi.”

Keresahan ini sebenarnya punya latar. Sebelumnya, beredar juga keluhan dari seorang penyandang tunanetra yang kesulitan berjalan di trotoar yang sama. Motor-motor yang parkir semrawut itu benar-benar menghalangi jalannya. Cerita ini makin menyadarkan betapa seriusnya dampak dari pelanggaran sekilas ‘biasa’ ini.

Menanggapi hal itu, jajaran Dishub DKI Jakarta pun angkat bicara.

“Kami akan memberikan perhatian terhadap lokasi tersebut,” kata perwakilan Dishub DKI kepada detikcom, Senin (2/2).

Rencananya, petugas akan mengamankan lokasi dari parkir liar. Mereka berjanji penertiban akan dilakukan secara rutin, dengan melibatkan instansi terkait seperti Satpol PP.

“Penjagaan dilakukan secara rutin berkolaborasi dengan Satpol PP dan instansi terkait,” ujarnya.

Memang, mengatasi masalah parkir liar bukan perkara sekali tindak. Butuh upaya berkelanjutan. Mulai dari penjagaan rutin, pembenahan, hingga penertiban yang konsisten. Untuk itu, Dishub juga menggandeng TNI dan Polri demi menjaga ketertiban dan keamanan di ruang publik. Persoalannya kini, apakah upaya ini akan bertahan atau hanya sekadar reaksi sesaat karena kasusnya viral?

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler