Suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, siang itu. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara pemakaman militer untuk mantan Wakil Presiden RI ke-6, Try Sutrisno. Prosesi penghormatan terakhir ini digelar dengan penuh khidmat, mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.
Menurut pantauan di lokasi, jenazah tiba di Kalibata sekitar pukul 13.18 WIB. Sebelumnya, prosesi serah terima dari keluarga kepada negara telah dilakukan di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Dari ambulans, peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih dibawa dengan hati-hati oleh anggota TNI.
Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat mengiringi dari belakang. Langkah mereka perlahan, penuh hormat.
Upacara pun dimulai. Kolonel Inf Beni Angga, yang bertindak sebagai komandan upacara, melapor kepada Presiden Prabowo selaku inspektur. Lalu, pembacaan riwayat hidup singkat almarhum menggema di antara nisan-nisan pahlawan. Suasana makin terasa haru ketika apel persada dilakukan.
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan doa.
"Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua," ujarnya, suaranya terdengar jelas di keheningan itu. "Dan arwahnya mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar."
Momen paling mengharukan adalah ketika peti jenazah mulai diturunkan ke liang lahad. Diiringi tembakan penghormatan militer, prosesi itu menyentuh hati siapa saja yang hadir.
Tak hanya petinggi negara saat ini, upacara ini juga dihadiri oleh banyak tokoh senior. Terlihat Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hadir. Mantan Wapres Boediono dan Jusuf Kalla juga hadir, melengkapi daftar tamu yang hadir untuk memberikan penghormatan.
Di sisi lain, jajaran kabinet pun tampak memenuhi lokasi. Menteri Luar Negeri Sugiono, Seskab Teddy Indra Wijaya, hingga Menhan Sjafrie Sjamsoeddin hadir. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan juga terlihat di antara kerumunan para pelayat. Mereka semua hadir, mengantar seorang purnawirawan jenderal dan mantan wakil presiden dalam perjalanan terakhirnya.
Artikel Terkait
JPPI Desak Pemberhentian dan Pencabutan Gelar Guru Besar Unpad Terduga Pelaku Pelecehan
NO NA Rilis Single Rollerblade Jelang Tampil di Festival Head In The Clouds 2026
Jaksa Tuntut Mantan Pejabat Kemendikbud 6-15 Tahun Penjara atas Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Langsung Diwarnai Pelanggaran di Berbagai Front