Hari keempat, dan Jembatan Merah Putih di Gang Selamat, Dumai, sudah berubah wajah. Pengerjaan yang dimulai akhir Januari lalu kini memasuki tahap akhir. Di Jalan Paris, Kelurahan Sukajadi itu, suasana sudah jauh lebih rapi ketimbang beberapa hari sebelumnya.
Kapolres Dumai, AKBP Angga F Herlambang, mengonfirmasi kemajuan itu. Ia menyebut situasi tetap kondusif, berkat sambutan hangat warga sekitar yang memang sudah lama menantikan perbaikan akses penyeberangan ini.
"Alhamdulillah, pengerjaan hari keempat telah berjalan lancar. Tahap finishing dan pembersihan lokasi sudah tuntas,"
Begitu penjelasan Angga, Senin (2/2/2026) lalu. Ia menegaskan, proyek ini bukan cuma soal fisik jembatan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen nyata Polri untuk hadir langsung membantu masyarakat.
"Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri sebagai penolong masyarakat, memastikan sarana publik tersedia dengan kualitas yang baik,"
Jembatan itu, kata dia, kini siap berdiri gagah. Bukan cuma sebagai penghubung, tapi juga simbol sinergi yang apik antara Polda Riau dan warga Kota Dumai.
Di lapangan, kerja Tim Satgas Jembatan Darurat terlihat kompak. Mereka tak cuma fokus pada penguatan struktur agar lebih aman dan enak dipandang. Tapi juga bergotong-royong membersihkan lokasi dari sisa material bangunan. Hasilnya, area sekitar jembatan sudah bersih dan siap dipakai lagi.
Ada beberapa sentuhan akhir yang dikerjakan. Pemasangan keramik di lantai pagar prasasti, misalnya. Lalu, penambahan pagar berwarna Merah Putih di ujung jembatan sebagai batas pengaman sekaligus penanda identitas program Polda Riau. Tak ketinggalan, bagian bawah jembatan juga diberi sentuhan akhir untuk melindungi material dari cuaca dan kelembapan yang bisa bikin cepat lapuk.
Pada intinya, renovasi ini punya tujuan yang cukup jelas. Di wilayah padat penduduk seperti Sukajadi, akses yang layak adalah kebutuhan pokok. Kehadiran jembatan yang lebih baik ini diharapkan bisa memberi rasa aman lebih, terutama untuk para orang tua dan anak-anak yang setiap hari melintasi Gang Selamat. Sebuah langkah kecil yang, bagi warga setempat, bisa jadi sangat berarti.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi