Forum Riau Bahas Strategi Jaga Lingkungan di Tengah Laju Pembangunan

- Jumat, 19 Desember 2025 | 09:10 WIB
Forum Riau Bahas Strategi Jaga Lingkungan di Tengah Laju Pembangunan

Provinsi Riau punya modal besar untuk maju. Bukan cuma sekadar omong kosong, tapi fakta yang terhampar jelas di depan mata. Kekayaan alamnya luar biasa melimpah, dan julukan Bumi Lancang Kuning itu bukan tanpa alasan.

Di sisi lain, posisinya juga strategis banget. Berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, ini jelas jadi peluang emas untuk berkembang. Tapi, di balik semua potensi gemilang itu, ada satu hal krusial yang gak boleh dilupakan: lingkungan.

Menjaga alam bukan cuma soal moral. Ini soal jaminan hidup untuk anak cucu kita nanti. Lingkungan yang terjaga dengan baik bisa mengurangi risiko bencana, seperti banjir bandang atau tanah longsor yang sering mengintai.

Lalu, mungkinkah pembangunan di Riau berjalan beriringan dengan upaya pelestarian alam? Pertanyaan besar inilah yang coba dijawab dalam sebuah forum khusus.

detikcom akan menggelar Regional Summit Riau dengan tajuk 'Bumi Lancang Kuning Menyongsong 2026: Kolaborasi Membangun dan Menjaga Lingkungan untuk Kemajuan'. Forum ini rencananya bakal mengupas strategi pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mengoptimalkan potensi Riau yang luasnya mencapai 8,7 juta hektare sebagian besarnya adalah hutan tanpa mengabaikan kelestarian.

Narasumber yang dihadirkan pun cukup mumpuni.

Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, dijadwalkan hadir memberi arahan.

Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, juga akan menyampaikan pandangannya dari sisi eksekutif daerah.

Tak ketinggalan, Irjen. Pol. Herry Heryawan dan Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, akan turut berbagi insight. Mereka diharapkan bisa memetakan langkah kolaborasi konkret untuk membangun sekaligus menjaga Riau.

Acara ini digelar Jumat, 19 Desember 2025, mulai pukul 14.00 WIB. Tempatnya di Ballroom The Premiere Hotel, Pekanbaru.

Bagi yang gak bisa hadir langsung, tenang saja. Semua pembahasan bisa diikuti secara online melalui situs detikcom dan detiksumut. Jadi, siapa pun punya kesempatan untuk menyimak diskusi penting ini.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar