MURIANETWORK.COM - Dua unit ambulans milik Puskesmas Aplim di Kabupaten Yahukimo, Papua, nyaris menjadi sasaran pembakaran oleh orang tak dikenal pada Sabtu (14/2/2026) malam. Insiden yang mengancam fasilitas kesehatan vital di daerah terpencil ini berhasil dicegah berkat negosiasi warga setempat. Saat ini, aparat kepolisian dari Satgas Ops Damai Cartenz tengah melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku.
Ancaman di Malam Hari
Suasana malam di Distrik Dekai, Yahukimo, mendadak tegang ketika dua orang tak dikenal mendatangi Puskesmas Aplim sekitar pukul 21.05 WIT. Keduanya mengancam akan membakar bangunan puskesmas beserta dua ambulans yang terparkir. Diduga, mereka membawa bahan bakar solar dalam botol air mineral ukuran 1.600 mililiter. Situasi ini langsung memicu kepanikan di tengah masyarakat yang sangat bergantung pada layanan kesehatan satu-satunya itu.
Kepala Desa Kurima, Luter Matuan, yang berada di lokasi, menuturkan bahwa pelaku sempat menyiramkan solar di sekitar ban kendaraan. Ancaman itu membuat warga segera berkerumun, berusaha mencegah niat buruk tersebut dengan jalan negosiasi.
"Kalau puskesmas dibakar, kami tidak punya tempat lagi untuk berobat," ujar Luter, Minggu (15/2/2026).
Dalam upaya meredakan situasi, Luter mengaku memberikan sejumlah uang kepada kedua pelaku. Taktik itu rupanya berhasil, meski dengan konsekuensi finansial.
"Setelah menerima uang tersebut, keduanya membatalkan aksi pembakaran dan melarikan diri ke arah Jalan Seradala," tuturnya.
Artikel Terkait
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual di Klungkung
Presiden Prabowo Kembali dengan Komitmen Investasi Rp 575 Triliun dari Jepang dan Korea
Megawati Serahkan 126 Sertifikat HKI untuk Lindungi Karya Seni dan Budaya Bali
Ekonom Sarankan Alihkan Subsidi BBM untuk Percepatan Elektrifikasi Hadapi Risiko Geopolitik