Di sisi lain, persiapan teknis juga berjalan. Bergas menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan personel, sarana prasarana, serta material penanggulangan banjir. Yang tak kalah penting, koordinasi dengan berbagai lembaga terkait seperti BBWS, TNI-Polri, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan telah diperkuat.
"Kami juga akan melakukan 'resik-resik' atau bersih-bersih sungai," tambah Bergas, menyebut salah satu langkah konkret pencegahan banjir.
Namun begitu, kesiapan tak hanya bergantung pada instansi. Pelatihan dan simulasi kebencanaan yang melibatkan relawan, masyarakat, dan stakeholder lain terus digalakkan. Harapannya, jika siklon ini benar-benar membawa dampak, semua pihak sudah siap menghadapinya bersama-sama.
Artikel Terkait
UIN Palopo Nonaktifkan Guru Besar Terduga Pelaku Pencabulan
Tujuh Orang Tak Dikenal Serbu Karyawan Toko di Pasar Minggu Usai Insiden Tabrakan
Kepatuhan LHKPN 2025 Baru Capai Sepertiga, KPK: Transparansi Masih Jauh dari Target
Guru Besar UIN Palopo Dilaporkan Atas Dugaan Pencabulan Mahasiswi Tak Sadarkan Diri