Di hadapan para peserta Rapat Kerja BPK, Senin lalu, Menteri Luar Negeri Sugiono menggambarkan situasi yang unik. Posisi Indonesia di panggung global saat ini ibarat jadi "rebutan". Ya, banyak negara ingin menarik kita untuk bergabung ke dalam kelompok atau aliansi mereka.
Namun begitu, Sugiono menegaskan satu hal dengan jelas. Indonesia tidak akan memilih untuk berpihak pada blok tertentu manapun.
"Saya juga ingin menyampaikan bahwa posisi kita saat ini di lingkungan global menjadi rebutan," ujarnya.
"Semua orang ingin bersahabat dengan Indonesia. Semua orang ingin Indonesia menjadi bagian dari aliansi dan kelompoknya."
Prinsip bebas aktif, menurutnya, tetap menjadi kompas utama. Tapi menjalankannya di tengah dinamika geopolitik sekarang ini bukan perkara gampang. Tantangannya nyata: kita harus menjaga hubungan baik dengan semua pihak, dengan setiap negara sahabat. Itu butuh usaha yang luar biasa besar.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka