Di hadapan para peserta Rapat Kerja BPK, Senin lalu, Menteri Luar Negeri Sugiono menggambarkan situasi yang unik. Posisi Indonesia di panggung global saat ini ibarat jadi "rebutan". Ya, banyak negara ingin menarik kita untuk bergabung ke dalam kelompok atau aliansi mereka.
Namun begitu, Sugiono menegaskan satu hal dengan jelas. Indonesia tidak akan memilih untuk berpihak pada blok tertentu manapun.
"Saya juga ingin menyampaikan bahwa posisi kita saat ini di lingkungan global menjadi rebutan," ujarnya.
"Semua orang ingin bersahabat dengan Indonesia. Semua orang ingin Indonesia menjadi bagian dari aliansi dan kelompoknya."
Prinsip bebas aktif, menurutnya, tetap menjadi kompas utama. Tapi menjalankannya di tengah dinamika geopolitik sekarang ini bukan perkara gampang. Tantangannya nyata: kita harus menjaga hubungan baik dengan semua pihak, dengan setiap negara sahabat. Itu butuh usaha yang luar biasa besar.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Tokoh Oposisi, Sjafrie Singgung Kebocoran Rp 5.777 Triliun
Penyidik Riau Gali Ruh Hukum Baru dalam Forum Kolaboratif
Kaesang Pangarep Siap Peras Darah Demi Kemenangan PSI di 2029
Ma Dong-seok dan Lisa BLACKPINK Bikin Heboh, Syuting Film di Jakarta Libatkan Rekayasa Lalu Lintas