Hujan deras yang mengguyur Deli Serdang sejak Rabu dini hari (3/12) berujung pada banjir di sejumlah kawasan. Genangan air tak main-main, terutama di Jalan Meteorologi, Kelurahan Tembung. Di sana, ketinggian air bisa mencapai sekitar 50 sentimeter kira-kira setinggi paha orang dewasa.
Kondisinya cukup parah. Beberapa rumah warga tak luput dari rendaman. Lalu lintas pun macet total. Banyak pengendara motor terpaksa berhenti dan menunggu air surut, meski tak sedikit kendaraan yang akhirnya mogok di tengah jalan.
Di tengah situasi itu, Sulaiman (56) berusaha mengantarkan anaknya ke sekolah. Sang anak harus mengikuti ujian, namun jalanan yang terendam membuat perjalanan mereka terhambat.
“Saya antar anak sekolah ini, anak ujian. Untung ada teman keretanya (motor) yang tinggi, bisa ikut ujian,”
kata Sulaiman, Rabu pagi itu. Ia terpaksa menitipkan anaknya pada teman yang memiliki motor lebih tinggi agar sang buah hati tetap bisa sampai ke sekolah.
Menurut pengakuannya, ini bukan kali pertama banjir melanda. Kawasan Meteorologi dan Lau Dendang sudah kebanjiran dua kali belakangan ini, termasuk pada Kamis (27/11) lalu.
“Hujan tadi malam itulah, dari mau pagi. Ini banjir kedua jam 2, jam 3 malam, terus naik airnya,”
tuturnya lagi.
Ia punya kecurigaan soal penyebab genangan yang makin parah. Saluran air di sekitar kompleks diduga tersumbat, sehingga aliran air tidak lancar.
“Mungkin penyumbatan-penyumbatan kompleks air jadinya enggak lancar,”
ujar Sulaiman, menggambarkan kondisi yang sepertinya sudah sering dialami warga setempat.
Artikel Terkait
Gubernur Kaltim Rudy Masud Minta Maaf soal Renovasi Rumah Dinas Rp25 Miliar, Janji Biayai Sendiri Item Non-Kedinasan
Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Rp2,809 Juta Per Gram
Mahfud MD: Hukum Jamin Hak Pro dan Kontra soal Prabowo, Tapi Pemakzulan Punya Syarat Berat
Raptors Samai Kedudukan Usai Kalahkan Cavaliers 93-89 di Laga Keempat Playoff NBA