Isi truk pertama berfokus pada peralatan teknis dan logistik: chainsaw, jet pump, genset, hingga pompa air. Juga ada mainan anak dan kain kafan.
Truk kedua dan ketiga mengangkut tandon air besar-besaran serta bahan bakar seperti solar dan bensin dalam puluhan jerigen. Perlengkapan vital untuk memulihkan pasokan air dan listrik.
Kebutuhan sehari-hari diangkut truk keempat. Ada ratusan paket sembako, pakaian dinas lapangan (PDL), hingga perangkat wifi. Truk kelian berisi sumbangan dari Ibu Ketum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, yang isinya sangat detail: dari masker, obat-obatan, bumbu masak, rokok, mukena, hingga seragam sekolah.
“Bantuan ini kami usahakan menyentuh berbagai aspek, mulai dari kebutuhan pokok, kesehatan, sampai dukungan psikologis,” ujar seorang perwira yang mendampingi.
Truk terakhir, truk keenam, memuat lebih banyak lagi seragam sekolah untuk berbagai jenjang dan ratusan lembar selimut. Upaya ini tampaknya ingin memastikan bahwa anak-anak bisa kembali bersekolah dan warga memiliki sedikit kehangatan di malam hari.
Kunjungan dan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari respons cepat Polri terhadap bencana yang melanda wilayah Aceh. Terlihat upaya untuk tidak hanya sekadar memberikan barang, tetapi juga memastikan fasilitas pendukung berjalan sehingga bermanfaat langsung bagi pengungsi.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing
Krisis Timur Tengah Picu Ancaman dan Peluang bagi Ekonomi Indonesia
Andakara Prastawa Pimpin Tim Merah IBL All-Star 2026, Susun Skuad Campur Senior dan Muda
Jakarta Dipastikan Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup Perdana pada 2026